Minggu, 04 September 2011

Analisa Promotion Mix

Sebelumnya saya copas pengertian Bauran Promosi, begini :
Menurut Kotler dan Gary A. (2000). Bauran promosi adalah ramuan khusus dari iklan pribadi, promosi penjualan dan hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan dan pemasarannya. Menurut Basu Swastha (1999), Promotional mix adalah “Kombinasi Strategi yang paling baik dari variabel-variabel Periklanan, Personal Selling dan alat Promosi lainnya, yang kesemuanya direncanakan untuk mencapai tujuan program penjualan”. Promotion Mix terdiri dari:
1. Pengiklanan.
Pengiklanan adalah semua bentuk presentasi non personal dan promosi ide, barang atau jasa oleh sponsor yang ditunjuk dcngan mendapat bayaran.
2. Promosi Penjualan.
Promosi penjualan merupakan insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau pembelian produk atau jasa.
3. Penjualan Perorangan.
Penjualan perorangan merupakan interaksi langsung antara satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan melakukan penjualan.
4. Hubungan Masyarakat.
Hubungan masyarakat adalah berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan dan/atau melindungi citra perusahaan atau produk individualnya.

Bauran Promosi merupakan program komunikasi pernasaran total sebuah perusahaan yang terdiri dari iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan dan hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan dan pemasarannya. Menurut Lamb, Hair, Mc-Daniel (2001), bauran promosi yang dipilih oleh suatu perusahaan bagi suatu produk atau jasa tergantung pada beberapa faktor: sifat produk, tahapan dalam daur hidup produk, karakteristik target pasar, jenis keputusan pembelian, tersedianya dana untuk promosi dan menggunakan baik strategi mendorong (push) maupun menarik (pull).


Sekarang giliran saya untuk mengalisa sebuah Brand yaitu Wafer Tango(OT-Orang Tua)

untuk pengiklanan
tango melalui media cetak, media elektronik dan billboard .
media cetak : Koran,tabloid,dll
media elektronik : beberapa iklan di TV yaitu saat anak anak bermain basket.. dan kemudian saat break, salah satu menawarkan tango kepada lawannya... ("MEMBUAT LAWAN MENJADI KAWAN")
kemudian... yang versi ada remaja dengan IPOD nya dengan seorang bapak tua yang membawa ayam jago di keranjang bambunya di dalam sebuah kereta api kelas bisnis.... ("MENGENALKAN AYAM DENGAN IPOD).. dan yang ini nih. seorang nenek sedang minum teh dengan cucu laki lakinya yang minum kopi ("MENYATUKAN JASMINE DAN ARABICA) kebetulan mungkin teh nya teh jasmin...dan pasti yang paling khas dri iklan TANGO adalah kata2 di akhir iklan : Memang Tango Enak, berapa lapis? Ratusan .. J
billboard : Tango sudah banyak memasang iklan billboard, dan itu sangat mempromosikan sekali .

untuk promosi Penjualan
Dalam hal produk, Tango mengeluarkan produk yang tidak semuanya menggunakan mereka Tango. Hal ini dimungkinkan sebagai tes pasar untuk produk. Tango melakukan terobosan-terobosan dengan melakukan penyelarasan dengan inovasi produk, baik dalam varian maupun kemasan. Selain itu juga mencari informasi atau mengetahui profil rasa yang diterima dimasing-masing negara untuk menyesuaikan cita rasanya dengan konsumen sasaran.
Sebagai pemegang merek yang sudah besar di Indonesia, bila ingin dapat diterima di pasar luar negeri yang mempunyai regulasi yang berbeda dengan di Indonesia, Tango harus selalu berusaha menjaga kualitas dan mutu produk.
Dalam hal harga, biasanya Tango memberikan harga standar seperti di Indonesia kepada importir. Setelah itu importir melakukan perhitungan pricing sesuai negaranya. Intinya, Tango tidak banyak mempunyai kebutusan untuk menentukan harga di pasar luar negeri.
Dalam hal distribusi, bila ingin menguasai pasar luar negeri, perusahaan harus punya pabrik di masing-masing sentra market, karena sekuat apa pun jaringan distribusi perusahaan makanan minuman, tanpa ada plant di daerah tidak akan berhasil. Tetapi Tango mengambil jalan dengan mencari distributor di negara lain.
Untuk prioritas tempat pemasaran produk di suatu negara juga berbeda. Misalnya, jika suatu negara kekuatan terbesarnya untuk memasarkan produk adalah di modern market, maka bisa jadi negara lainnya adalah tradisional market.
Tango juga biasanya menerima permintaan untuk ekspor ke suatu negara yang diterima melalui website, atau telepon kantor secara langsung.
Dalam hal promosi, Tango belum terlalu fokus dalam melakukan edukasi pasar luar negeri. Promosi yang dilakukan selama ini adalah dengan mengikuti pameran di luar negeri Dan memperkenalkan produknya menggunakan cara sampling. Untuk mengedukasi pasar luar negeri mereka melakukan strategi, diantaranya trade promo, konsumen promo, atau melalui POS material yang intensif untuk customer.

untuk penjualan perorangan
Tango membuat beberapa kegiatan, antara lain
Kunjungan karyawan perusahaan (salesman/salesgirl) ke sekolah-sekolah untuk melakukan promosi dengan cara membagikan sample Tango secara gratis .
Tango melakukan kerjasama dengan salah satu operator telepon seluler dan mini market, contohnya dengan pembelian pulsa electric indosat di indomaret min. nominal 50rb dan 100rb maka pembeli berhak mendapatkan wafer Tango secara gratis.
Dan dapat juga digunakan untuk macam-macam tujuan, misalnya untuk menimbulkan minat pada calon pembeli , salah satu contohnya yaitu menawarkan varian rasa yang berbeda dari sebelumnya.

untuk hubungan masyarakat
Sebagai wujud kepedulian dalam memperbaiki kondisi gizi anak Indonesia dan menciptakan masa depan yang lebih baik, Wafer Tango bekerjasama dengan Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) kembali meluncurkan program Tango Peduli Gizi (TPG) Anak Indonesia 2011.
Program Tango Peduli Gizi 2010 terdiri dari dua aktivitas besar yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan gizi seimbang yang diberikan setiap hari selama 3 bulan kepada 526 anak berumur diatas enam bulan hingga 12 tahun di Nias dan Ruteng, serta Balai Pemulihan Gizi (BPG) Tango yang memberikan perawatan intensif terhadap 72 anak dengan gizi buruk di Nias.
“Hasil evaluasi membawa kami kepada satu kesimpulan yaitu untuk membantu mereka terbebas dari masalah gizi, tidak cukup hanya memberi kail dan ikannya, namun melengkapi itu, mereka juga harus diberikan pendampingan agar mereka tahu benar apa yang harus dilakukan. Karenanya guna membantu keluarga mempertahankan kondisi kesehatan dan gizi anak-anak ketika mereka kembali di rumahnya masing-masing, kami meluncurkan program TPG di tahun 2011 ini yang menitikberatkan pada program pemberdayaan ekonomi, perbaikan sanitasi dan pendampingan. Kami menyadari bahwa untuk membantu anak-anak Indonesia terlepas dari masalah gizi diperlukan pendekatan komprehesif yang mampu mencakup peningkatan kondisi ekonomi keluarga, pengembangan pengetahuan dan pemahaman keluarga mengenai gizi dan wirausaha serta rehabilitasi kondisi sanitasi lingkungannya,”
“Gizi buruk di Indonesia disebabkan multi faktor, diantaranya faktor ekonomi, pendidikan, politik dan sosial budaya. Program rehabilitasi yang terdiri dari pemberian bantuan pangan dan intervensi medis sifatnya hanya darurat kuratif jangka pendek.
Diperlukan sebuah pendekatan program yang komprehensif untuk dapat mendorong perubahan perilaku dan membangun kemandirian masyarakat dalam jangka panjang hingga mampu memperbaiki kondisinya sendiri.
Jadi menurut saya, salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan gizi di Indonesia ada di tangan masyarakat itu sendiri dan membutuhkan kemauan dan komitmen besar dari berbagai pihak termasuk pemerintah, swasta dan warga masyarakat itu sendiri untuk memperbaiki kondisi kesehatan dan gizi mereka.”



 Sumber :




http://retnanda.multiply.com/journal/item/41/Memang_Tango_Enak....
http://gadingmahendradata.wordpress.com/2010/04/21/ekspansi-wafer-tango-ke-luar-negeri/
http://www.formatnews.com/?act=view&newsid=4681&cat=52


bila ada kata-kata saya yang salah mohon di maafkan dan di comment yah untuk pembelajaran bagi saya, berbagi ilmu itu INDAH ... terima kasih ^_^

1 komentar: